4 Langkah Mendidik Keluarga Sesuai Tuntunan Al-Qur’an


Keluarga bukan sekadar tempat bernaung, tetapi madrasah pertama yang menentukan arah iman dan akhlak generasi. Apa yang ditanamkan orang tua di rumah akan tumbuh kuat dalam diri anak hingga dewasa. Karena itu, Islam tidak membiarkan pendidikan keluarga berjalan tanpa tuntunan, melainkan memberikan langkah-langkah yang jelas dan penuh hikmah.


1. Ajarkan Bertauhid Kepada Allah


Langkah pertama dan paling utama dalam mendidik keluarga adalah menanamkan tauhid kepada Allah. Sebab, iman yang lurus adalah pondasi dari seluruh amal dan akhlak. Tanpa tauhid, pendidikan apa pun akan kehilangan arah dan tujuan.


اَمۡ كُنۡتُمۡ شُهَدَآءَ اِذۡ حَضَرَ يَعۡقُوۡبَ الۡمَوۡتُۙ اِذۡ قَالَ لِبَنِيۡهِ مَا تَعۡبُدُوۡنَ مِنۡۢ بَعۡدِىۡؕ قَالُوۡا نَعۡبُدُ اِلٰهَكَ وَاِلٰهَ اٰبَآٮِٕكَ اِبۡرٰهٖمَ وَاِسۡمٰعِيۡلَ وَاِسۡحٰقَ اِلٰهًا وَّاحِدًا ۖۚ وَّنَحۡنُ لَهٗ مُسۡلِمُوۡنَ


Artinya :”Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab, "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya." (al-Baqarah:133)


2. Ajarkan Ibadah Sejak Usia Dini


Setelah tauhid tertanam, pendidikan keluarga harus dilanjutkan dengan pembiasaan ibadah. Ibadah yang diajarkan sejak usia dini akan membentuk kedisiplinan, kedekatan dengan Allah, serta rasa tanggung jawab dalam diri anak.


عن عمرو بن شعيب، عن أبيه، عن جده -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: مُرُوا أولادَكم بالصلاةِ وهم أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، واضْرِبُوهُمْ عليها، وهم أَبْنَاءُ عَشْرٍ، وفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ في المَضَاجِعِ


Artinya: Dari Amr Bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Perintahkan anak-anakmu melaksanakan sholat sedang mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena tinggal sholat sedang mereka berusia 10 tahun dan pisahkan antara mereka di tempat tidurnya.” (H.R Abu Daud)


3. Ajarkan Akhlak Mulia


Ilmu dan ibadah tidak akan sempurna tanpa akhlak mulia. Oleh karena itu, keluarga memiliki peran besar dalam menanamkan adab, sopan santun, dan perilaku terpuji. Akhlak yang baik tidak cukup diajarkan, tetapi harus dicontohkan setiap hari di dalam rumah.


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاَقِ . رواه البيهقى


Artinya : Dari Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak.


4. Banyak Berdo’a Untuk Keluarga


Sebesar apa pun usaha mendidik keluarga, semua tetap bergantung pada pertolongan Allah. Karena itu, doa menjadi senjata terkuat bagi orang tua dalam menjaga dan membimbing keluarganya. Doa adalah bukti ketawakkalan dan cinta yang tulus.


وَالَّذِيۡنَ يَقُوۡلُوۡنَ رَبَّنَا هَبۡ لَـنَا مِنۡ اَزۡوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعۡيُنٍ وَّاجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِيۡنَ اِمَامًا


Dan orang-orang yang berkata, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Fuqon : 74)


رَبِّ اجۡعَلۡنِىۡ مُقِيۡمَ الصَّلٰوةِ وَمِنۡ ذُرِّيَّتِىۡ‌‌ ۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلۡ دُعَآءِ


Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (Ibrahim : 40)


Semoga dengan mengamalkan 4 langkah mendidik keluarga ini, Allah menjadikan rumah tangga kita sebagai sumber ketenangan, ladang pahala, dan tempat lahirnya generasi yang beriman dan berakhlak mulia. Mari mulai dari rumah kita sendiri, dari hal kecil, dan dari hari ini.


0 Komentar