Apa Itu Pondok Pesantren? Pengertian dan Karakteristiknya

Pondok pesantren bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang tumbuh bagi ilmu, akhlak, dan kehidupan. Melalui tradisi keilmuan yang kuat dan nilai kebersamaan yang hidup, pesantren telah membentuk generasi berkarakter dan berdaya guna bagi masyarakat.

Dhofier (2018) menerangkan bahwa pondok pesantren secara etimologi, kata pondok diturunkan dari Bahasa Arab “fundug” yang artinya ruang tidur, wisma. Adapun kata pesantren dari kata asal  “santri”, awalan “pe” dan akhiran “an” yang menunjukan tempat, sehingga berarti “tempat para santri”. Kesimpulan mengenai pengertian pondok pesantren yaitu wisma atau ruang tidur yang merupakan tempat tinggal para santri.

M. Dawam Rahardjo memberikan pengertian pesantren sebagai sebuah lembaga pendidikan dan penyiaran agama islam, itulah identitas pesantren pada awal perkembangannya. Abdurrahman Wahid (2017), mendefinisikan pesantren secara teknis, pesantren adalah tempat di mana santri tinggal. Secara singkat pesantren bisa juga dikatakan sebagai laboratorium kehidupan, tempat para santri belajar hidup dan bermasyarakat dalam berbagai segi dan aspeknya. Zamakhsyari menentukan materi pelajaran pesantren hanya terbatas pada kitab-kitab klasik dengan metodologi pengajaran, yaitu sorogan dan wetonan (Dhofier, 2017).

Sedangkan Imam Zarkasyi tidak membatasi materi pelajaran pesantren dengan kitab-kitab klasik serta menggunakan metodologi pengajaran sistem klasikal (madrasi). Pesantren sebagai suatu Lembaga keagamaan mengajarkan, mengembangkan dan menyebarkan ilmu agama di Pulau Jawa dan pulau Madura yang bercorak tradisional. Namun pesantren modern tidak hanya mengajarkan agama saja, tetapi juga mengajarkan ilmu-ilmu umum serta keterampilan, seperti contoh menggabungkan antara sistem pengajaran non klasikal (tradisional) dan sistem klasikal (sekolah).

Mari mengenal pondok pesantren lebih dekat sebagai pusat pendidikan ilmu, akhlak, dan kemandirian.


0 Komentar