Tasamuh – Jalan Tengah dalam Perbedaan


Perbedaan adalah kenyataan, konflik adalah pilihan. Tasamuh mengajarkan kita memilih jalan saling memahami demi kehidupan yang lebih damai dan bermakna.


1. PENGERTIAN TASAMMUH (TOLERANSI)

Secara etimologi, kata “Tasamuh” berasal dari bahasa Arab مسح yang artinya berlapang dada, toleransi yang identik dengan arti kemurahan hati, pengampunan, kemudahan dan perdamaian.

Tasamuh secara etimologis adalah mentoleransi atau menerima perkara secara ringan. Secara terminologis berarti menoleransi atau menerima perbedaan dengan hati. Orang yang memiliki sifata tasamuh akan menghargai, membiarkan, membolehkan pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dan sebagainya yang berbeda dengan pendiriannya.

Tasamuh adalah sikap suka mendengar dan menghargai pendapat dan pendirian orang lain. Lawan dari tasamuh adalah ashabiyah, merupakan orang yang menolong kaumnya dari kedzaliman. Hanya mau berpegang dan menghargai secara membuta kepada pendapat dan pendirian diri sendiri atau golongannya dan tidak mau mendengar dan menghargai pendapat dan pendirian orang atau golongan lainnya.

2. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP TASAMUH

A. Kepribadian

Salah satunya adalah tipe kepribadian extrovert, yang cenderung bersifat  sosial, santai, aktif, dan cenderung optimis. Studi Hadjar menunjukan bahwa individu extrovert lebih toleran daripada introvert.

B. Lingkungan Pendidikan

Terdapat tiga lingkungan pendidikan yang digunakan dalam proses sosialisasi tersebut yakni:

1)  Lingkungan keluarga, orang tua memainkan peran yang sangat penting dalam membantu perkembangan toleransi pada anak.

2) Lingkungan pendidikan formal, di lingkungan pendidikan formal baik di sekolah maupun pondok pesantren, seorang peserta didik akan medapatkan informasi yang lebih akurat dan objektif tentang kelompok lain.

3) Lingkungan masyarakat, lingkungan masyarakat akan memberikan sumbangan yang berarti dalam diri anak apabila diwujudkan dalam proses dan pola yang tepat.

3. BEBERAPA PERILAKU YANG MENCERMINKAN SIKAP TASAMMUH

a. Menghormati pelaksanaan ibadah pemeluk agama lain.

b. TIdak mencela atau memaki sesembahan pemeluk agama lain.

c. Lapang Dada dalam menerima setiap perbedaan dan tidak memaksa dan kehendaknya sendiri.

d. Bergaul dengan semua teman tanpa membedakan agamanya.

Dst..

4. HIKMAH TASAMMUH DALAM KEHIDUPAN

a. Mendapat rahmat (kasih sayang) Allah SWT.

b. Meneladani sikap yang dilakukan Rasul

c. Memperkuat hidangan kerabat tasammuh dapat memudahkan sesorang

d. Menghilangkan perselisihan dan permusuhan, tasammmuh akan menciptakan suasana saling menghargai.

0 Komentar